Thursday, June 27, 2013

Kisah Mendapatkan Kesempatan Kedua



Kisah Mendapatkan Kesempatan Kedua | Perjalanan hidup ini penuh liku-liku kehidupan. Kadang ada kalanya bahagia dan kadang ada kalanya susah, akan tetapi kesusahan itu jika dihadapi dengan kesabaran, pasti akan menuai kebaikan :). Intinya jika anda mencari kebahagian di dunia ini, pasti anda tidak akan menemuinya. Kebahagian mutlak itu berada di akhirat (Masuk Surga "Aamiin"), soalnya sudah finish. Ingat, jika ingin bahagia di dunia ingat kata yang bertuliskan "Bukanlah Bahagia yang Membuat Anda Syukur, Tapi Syukurlah yang Membuat Anda Bahagia". Aku mempunyai sebuah kisah dan kisah ini masih ada hubungannya dengan artikel yang sebelumnya yaitu Kisah Seseorang yang Diremehkan. Kisah ini adalah seseorang tersebut yang telah masuk ke smp negeri favorit di negerinya dan ia sudah lulus dari smp negeri itu dan mau menuju ke tingkat sekolah menengah atas yang favorit di negerinya.


Oke Aku Singkatkan Cerita. Seseorang tersebut ingin sekali masuk ke sma negeri favorit di negeri tersebut, akan tetapi takdir mendahuluinya. Ia tidak bisa masuk ke sma negeri favorit di negerinya seperti dahulu ia bisa masuk ke smp negeri. Ia pun sedih dan ia masuk ke sma swasta yang menurutnya tidak baik. Mengapa tidak baik ? karena letak sekolah tersebut sangatlah jauh, terperincil (tidak ada angkutan umum yang lewat sana. Hanya ada truk-truk pabrik), dekat pabrik, dan temannya hanya 5 orang saja. Seseorang tersebut sekolah disana akibat biayanya tidak mahal. Pernahkah anda menginginkan sesuatu, akan tetapi gagal menggapainya? bagaimanakah rasanya pada saat anda gagal ? . Itulah rasa yang dialami oleh seseorang tersebut.

Akan tetapi berhubung temannya hanya sedikit, temannya sangat akrab dan baik dan selalu melaksanakan sholat dhuha berjamaah. Maklum sekolah islam yang kurang biaya :D. Ia melakukan oreintasi selama satu minggu disana dan disana suasananya sangat sepi akibat jumlah siswanya sedikit. Tahukah kamu ? bahwa anak kelas 3 sma di sekolah tersebut jumlahnya hanya 2 orang saja. Pokoknya sekolah tersebut tidaklah bagus menurutnya.

Kenapa ia masuk ke sekolah tersebut ? sebab temannya katanya sekolah disana, akan tetapi ia keliru bahwa masuk sekolahnya. Walaupun nama sekolah sama, akan tetapi aktreditasinya berbeda. Temannya di sma terakditasi A sedangkan ia masuk ke sma yang terakditasi C. Dengan kekeliruan tersebut. Ia berniat akan mengikuti masuk ke sma tahun depannya lagi. Akan tetapi apa yang terjadi ?

Singkat Cerita, pemerintah mengadakan PSB Kedua (Penerimaan Siswa Baru Kedua). dan betapa senangnya si anak tersebut karena ia bisa mendapatkan kesempatan kedua untuk masuk ke sekolah negeri. Berhubung nilai UNAS-nya pas-pasan. Si anak tersebut akhirnya masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan atau bisa dikatakan SMK Negeri. Aslinya cerita tersebut sangatlah panjang penuh liku-liku kehidupan. Berhubung si penulis capek yaaa jadi nulisnya banyak yang dipersingkat. Walaupun si anak tersebut tidak masuk ke sma favoritnya, akan tetapi ia bisa masuk ke SMK Negeri dan itu pasti lebih baik ^_^


boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah : 216)   

sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan). (Al-Insyiqaaq : 19)

6 komentar:

Jocker said...

saya suka dengan kalimat, "Bukanlah Bahagia yang Membuat Anda Syukur, Tapi Syukurlah yang Membuat Anda Bahagia". itu sangat dalam danget artinya :)

Rahmat Aziz said...

Memang benar semua yang ada pasti baik bagi kita. Hanya saja apakah kita dapat mengambil pelajaran/hikmah dari semua itu. BArangkali hanya segelintir orang yang dapat mengambill hikmahnya.

Info Tips dan Tricks said...

semua terbaik buat kita..

MAhasiswa Punya Cerita said...

Subhanallah :)

Wandiawan Blog said...

Kaya saya yang lg galau milih jurusan kuliah, semoga kalo salah jurusan di kasih kesempatan kedua :D

ketang sang said...

mantap gan isinya
http://blogsecuritybreach.blogspot.com/